All premium Magento themes at magentothemesstore.com!
Detail Agenda

..::Badan Ketahanan Pangan::..

Sambutan Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyulu

31-03-2011

UCAPAN SELAMAT DATANG & LAPORAN KEPALA BADAN TENTANG PELAKSANAAN RAPAT KOORDINASI BADAN KETAHANAN PANGAN DAN PENYULUHAN SE KALTIM DI BERAU TAHUN 2011 Assalamu’alaikum Wr. Wb Yth. Bapak Gubernur Kalimantan Timur, yang diwakili oleh Bapak Ass. II Setprov. Kaltim. Yth. Bapak Bupati Kabupaten Berau. Yth. Bapak Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. Yth. Bapak Kepala Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian. Yth. Peserta Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dan Penyuluhan se Kaltim, dan undangan yang berbahagia Puji Syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang atas Rahmat dan Karunia-Nya sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat wal’afiat untuk mengikuti “Rapat Koordinasi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan se Kaltim di Berau Tahun 2011” dengan Tema “Pemanfaatan Pangan Lokal Dalam Rangka Mendukung Kemandirian Pangan di Kaltim” Pada kesempatan ini kami atas nama panitia mengucapkan Selamat Datang di Berau kepada seluruh peserta terutama yang berasal dari luar Berau. Perkenankanlah kami melaporkan tentang pelaksanaan Rapat Koordinasi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan se Kaltim di Berau Tahun 2011, sebagai berikut : Tahun 2011 merupakan tahun ketiga RPJMD 2009-2013, juga tahun ketiga bagi pemerintahan yang baru, sehingga pada tahun mendatang banyak sekali program dan kegiatan yang harus dilakukan dalam rangka kemandirian pangan untuk mencapai ketahanan pangan serta mempercepat program Kaltim sebagai pusat agroindustri. Hal tersebut merupakan pekerjaan tersendiri bagi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, selain adanya dinamisasi filosofi dan konsep program-program pembangunan ketahanan pangan dan penyuluhan 2009-2013 yang lebih difokuskan pada indikator-indikator : tupoksi, output, outcome, benefit dan impact; kegiatan aplikatif di lapangan, serta sasaran yang jelas. Untuk itu, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan dituntut untuk melakukan pengkajian, penajaman, perubahan dan pemikiran baru dalam cakupan program dan kegiatan ketahanan pangan bagi petani dan keluarganya, serta pemberdayaan penyuluh agar lebih aktif dan bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya di lapangan. Melihat hal tersebut di atas, sebagai acuan dalam melaksanakan program dan kegiatan ketahanan pangan dan penyuluhan tahun 2011 dan mempersiapkan program kerja tahun 2012 antara provinsi dan kabupaten/kota, maka diperlukan koordinasi dan sinkronisasi program kegiatan ketahanan pangan dan penyuluhan se Kaltim. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan telah mempersiapkan program dan kegiatan prioritas tahun 2011 dan rencana program kegiatan 2012 yang antara lain meliputi : 1) Penanganan Daerah Rawan Pangan; 2) Pengembangan Lumbung Pangan; 3) Pengembangan Desa Mandiri Pangan; 4) Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan dan Gizi (P2KPG); 5) Pemantauan distribusi dan akses pangan; 6) Peningkatan Peran Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan; 7) Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan; 8) Pengembangan sistem penyuluhan; dan 9) Pengembangan Kelembagaan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan. Dalam pelaksanaan program ketahanan pangan dan penyuluhan ada beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain: 1) Ketersediaan pangan strategis masih terbatas yang mana hal ini disebabkan terjadinya penurunan produksi, belum lancarnya pasokan dari luar, juga iklim yang kurang cocok untuk mengusahakan komoditi pangan strategis tersebut. 2) Harga pangan yang cenderung tidak stabil. Hal ini sangat dipengaruhi oleh distribusi pangan, yang mana terlalu panjangnya rantai distribusi mulai dari pedagang pengumpul di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, pedagang besar sampai tingkat pengecer. 3) Pola konsumsi yang masih belum sesuai standar akibat masih tingginya ketergantungan masyarakat terhadap beras sebagai makanan pokok. 4) Percepatan Diversifikasi pangan yang masih lambat yang disebabkan masih rendahnya pengetahuan masyarakat akan mengolah pangan local dan mengembangkannya sesuai dengan potensi sumberdaya wilayah dan budaya setempat ( pangan local spesifikasi wilayah) 5) Tingkat keamanan pangan masih rendah sebagai akibat masih rendahnya pengetahuan masyarakat terhadap pangan yang memenuhi kaidah gizi, berkualitas dan aman dikonsumsi (tidak mengandung zat yang membahayakan kesehatan) 6) Terjadinya kerawanan pangan di daerah tertentu sebagai akibat dari bencana alam (banjir, kekeringan), kurangnya infrastruktur, sarana kesehatan dan fasilitas dasar akses ke air bersih, dsb. 7) Pemberdayaan penyuluh masih kurang maksimal dan keterbatasan sarana operasional penyuluh serta ,masih tidak seimbangnya rasio jumlah penyuluh di desa. 8) Kurangnya koordinasi antar instansi terkait, baik di pusat, provinsi maupun kabupaten. 9) Kurangnya koordinasi dengan penyuluh selaku aparat yang langsung berhubungan dengan masyarakat mengenai program-program ketahanan pangan 10) Sulitnya mendapatkan data-data pendukung dalam melakukan berbagai analisis, seperti ; analisis Pola Pangan Harapan, Analisis Neraca Bahan Makanan, Analisis Distribusi Harga Pangan, Peta Rawan Pangan, dsb. Sehubungan dengan itu, diperlukan kerja keras dan penanganan yang cepat, transparan dan adil serta dapat diterima oleh berbagai pihak pemangku kepentingan dalam pelaksanaan program dan kegiatan ketahanan pangan dan penyuluhan pada tahun 2011. Untuk pelaksanaan program dan kegiatan 2011, dan mempersiapkan rencana program dan kegiatan 2012, diperlukan koordinasi dua arah, sebagai media untuk memfasilitasi dan mengakomodasikan kemampuan dan keperluan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kab/Kota, khususnya dalam mempersiapkan langkah-langkah yang akan dilaksanakan dalam rangka memantapkan ketahanan pangan daerah dan pemberdayaan penyuluhan tahun 2012. Dalam melaksanakan persiapan tersebut, kita laksanakan “Rapat Koordinasi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan se Kaltim di Berau Tahun 2011”. 1. Tujuan a. Untuk memantapkan koordinasi dan mensinergikan program dan kegiatan lingkup Badan/Kantor/Unit Kerja Ketahanan Pangan dan Penyuluhan antara propinsi dan kabupaten/kota. b. Mensinkronkan dan menajamkan perencanaan program dan kegiatan prioritas Lingkup Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan tahun 2012. 2. Sasaran - Terwujudnya mekanisme koordinasi perencanaan program dan kegiatan lingkup Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan antara provinsi dan kab/kota. - Terwujudnya kesamaan persepsi dan langkah dalam perencanaan program dan kegiatan prioritas tahun 2012 antara Provinsi dan Kab/Kota. 3. Keluaran - Pemahaman para aparat dalam pendekatan perencanaan program Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan tahun 2012 antara provinsi dan kab/kota. - Sinkronisasi dan sinergitas pelaksanaan ketahanan pangan dan penyuluhan di tingkat provinsi dan kab/kota dalam perencanaan tahun 2012. 4. Materi/Topik Bahasan dan Narasumber Materi/topik yang akan dibahas selama kegiatan Rapat Koordinasi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Se Kaltim tahun 2011 ini adalah : - Evaluasi kegiatan ketahanan pangan tahun 2010, program dan kegiatan prioritas pembangunan ketahanan pangan tahun 2011 dan rencana program tahun 2012 oleh Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. - Evaluasi kegiatan penyuluhan tahun 2010, program dan kegiatan prioritas pemberdayaan penyuluh tahun 2011 dan rencana program tahun 2012 oleh Badan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian. - Kebijakan Pemerintah Prov. Kaltim dalam mendukung kemandirian pangan dalam rangka ketahanan pangan di Kaltim oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. - Kesiapan PENAS XIII tahun 2011 oleh Sekretaris PENAS XIII Petani Nelayan tahun 2011. - Sosialisasi Mekanisme Penganggaran APBD oleh Biro Pembangunan Daerah Setda Prov. Kaltim. - Sosialisasi Pengelolaan keuangan daerah untuk provinsi dan kabupaten oleh Biro Keuangan Setda Prov. Kaltim. - Pelaksanaan kegiatan prioritas ketahanan pangan dan penyuluhan Prov. Kaltim 2011 dan Rencana kegiatan prioritas tahun 2012 oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Prov. Kaltim. 5. Waktu dan Tempat Acara Rapat Pelaksanaan kegiatan Rapat Koordinasi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan se Kaltim di Berau Tahun 2011, dilaksanakan selama 2 (dua) malam 3 (tiga) hari yaitu mulai tanggal 22 Maret s/d 24 Maret 2011 di Balai Mufakat Berau. 6. Peserta 1) Provinsi - Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Biro Keuangan, dan Biro Pembangunan Daerah. - Kepala Bidang dan pejabat eselon IV Lingkup Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Prov. Kaltim. - Kepala UPTB dan pejabat eseon IV UPTB Bapeltan Sempaja Samarinda. 2) Kabupaten/Kota - Kepala Badan/Dinas/Unit Kerja Ketahanan Pangan dan Penyuluhan - Sekretaris Badan/Pejabat yang menangani perencanaan - Kabid/Pejabat yang menangani aspek ketersediaan, kerawanan dan distribusi pangan/Konsumsi/ Penyuluhan. - Eselon IV atau pejabat yang menangani perencanaan. Jumlah peserta yang diundang sebanyak 130 orang dan telah hadir sesuai target. Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini, semoga pertemuan ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikann hasil yang diharapkan. Bila ada hal-hal yang kurang berkenan kami mohon maaf. Dan pada kesempatannya nanti kami mohon Bapak Gubernur dapat memberikan pengarahan sekaligus membuka Rakor ini secara resmi. Terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. Berau, 22 Maret 2011 KEPALA BADAN drh. H. Syaiful Akhyar, M.Si